Jumat, 01 Juni 2012

Behaims Erdapfel



Terestrial dunia bernama "Erdapfel" yang diproduksi oleh Martin Behaim. Dianggap sebagai salah satu bola tertua yang pernah dibuat. 


Sumber :
http://id.wikipedia.org

Banjarmasin, Pasti Pasar Terapung...Yukk, Mari Kita Tengok

Si Acil Bejualan, "Acil" adalah sebutan untuk bibi yang naik sampan untuk mengais rejeki
At Pasar Terapung, Banjarmasin, sekali ada perahu yang lewat disamping kami pasti perahu kami ikut terombang-ambing



Banjarmasin adalah ibukota dari Kalimantan Selatan, Indonesia. Tak hanya pasar terapungnya saja yang terkenal dikota tersebut. Martapura adalah salah satu kota penghasil intan dan perhiasan-perhiasan cantik lainnya di pasar Martapura tersebut akan kita jumpai berbagai deretan toko-toko perhiasan yang pasti ketika mata melihat ingin membeli semuanya. Handmade ini sudah terkenal diberbagai negara lho maklum selain murah juga cantik siapa yang tidak mau......hayoo kita intip salah satu fotonya, check it out

Here we are ^_^ cantik-cantikkan (Perhiasannya ya...hehe tapi yang difoto itu juga cantik kok)
Topi khas Martapura, kayak koboi deh kita hihi...
Nah iyakan mereka memborong itu buktinya kanan kiri pegang tas belanja hehehe...
Yuhuuu....ini mobil Grand Max kenangan. Untung masih ada fotonya
Perkenalkan ini salah satu model kami namanya Anggitane Asmarani saat di Jembatan Barito
Nah sekarang bersama Beta Jones Di Tugu Simpang Empat, Banjarbaru Kalsel
Okey, saya mencoba mengangkat tugu ini ^_^
At Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin

Frecce Tricolori in full formation at the RIAT 2011


Weew kereeeeen.....

Sumber :
 http://id.wikipedia.org

KABUT AWAN nasa STS-130 exhaust cloud engulfs laaunch pad 39A

Sebuah knalpot awan menelan Launch Pad 39A di NASA Kennedy Space Centre di Florida sebagai ruang shuttle Endeavour lift off ke langit malam. Muatan utama untuk misi STS-130 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional adalah node Tranquility, modul bertekanan yang akan menyediakan ruang tambahan untuk anggota awak dan banyak dari pendukung kehidupan stasiun radio dan sistem kontrol lingkungan. Melekat pada salah satu ujung Tranquility adalah kubah, area kerja yang unik dengan enam jendela di sisi-sisinya dan satu di atas. Kubah menyerupai jendela teluk melingkar dan akan memberikan pandangan yang jauh lebih baik dari eksterior stasiun. Pandangan multi-arah akan memungkinkan kru untuk memantau ruang-jalan dan operasi docking, serta memberikan pemandangan spektakuler dari Bumi dan benda-benda langit lainnya. Modul ini dibangun di Turin, Italia, oleh Thales Alenia Space untuk Badan Antariksa Eropa.

Sumber :
 http://id.wikipedia.org

Quote Of The Day

SELALU BERBAIK HATI,SETIAP HARI ADALAH HARI YANG BAIK.
ITU SAMA HALNYA MEMBERI SENYUM PADA SETIAP ORANG

ALWAYS BE KIND, EVERYDAY IS A GOOD DAY
GIVE THAT SMILE ON EVERYONE



Pagoda Perdamaian Yang Tersebar Di Beberapa Negara

Sebuah Pagoda Perdamaian adalah stupa Buddha dirancang untuk memberikan fokus kepada orang dari segala ras dan kepercayaan, dan membantu menyatukan mereka dalam pencarian mereka untuk perdamaian dunia. Sebagian besar (meskipun tidak semua) telah dibangun di bawah bimbingan Nichidatsu Fujii (1885-1985), seorang pendeta Buddha dari Jepang dan pendiri Orde Buddhis Nipponzan-Myōhōji. Fujii yang sangat terinspirasi oleh pertemuannya dengan Mahatma Gandhi tahun 1931 dan memutuskan untuk mengabdikan hidupnya untuk mempromosikan non-kekerasan. Pada tahun 1947, ia mulai membangun Pagodas Perdamaian sebagai tempat suci untuk perdamaian Dunia [1].

Para Pagodas Perdamaian pertama dibangun sebagai simbol perdamaian di kota-kota Jepang Hiroshima dan Nagasaki di mana bom atom merenggut nyawa lebih dari 150.000 orang, hampir semua dari mereka adalah warga sipil, pada akhir Perang Dunia II. Pada tahun 2000, delapan puluh Pagodas Perdamaian telah dibangun di seluruh dunia di Eropa, Asia, dan Amerika Serikat.

 Rajgir, India

Sapporo, Japan

Vienna, Austria

Dhamma Talaka, Birmingham

The Peace Pagoda in Willen, Milton Keynes

Peace Pagoda in London

 Peace Pagoda in Japan Center, San Francisco

The New England Peace Pagoda in Leverett, Massachusetts

Peace Pagoda, Grafton, New York

Jadi ingat film favorit semasa kecil "Kera Sakti Sun Go Kong". Yang menceritakan perjalanan Hsuan-tsang dengan ketiga muridnya yaitu Sun Go Kong, Chu Pa-chieh, dan Sha Ho-shang. Legenda ini merupakan gambaran kisah perjalanan Hsuan-tsang dengan berbagai kesulitan dari seorang manusia yang selalu diliputi oleh berbagai keinginan dan keserakahan (diwakili oleh Chu Pa-chieh), kebodohan batin yang merupakan refleksi karakter manusia yang lemah dan selalu membutuhkan dorongan semangat (diwakili oleh Sha Ho-shang), kesombongan, keegoisan dan pikiran yang liar (diwakili oleh Sun Go Kong). Dia adalah kera nakal yang tak pernah diam. Selalu bergerak ke sana dan ke sini dengan begitu cepatnya. Kalau sudah tidak bisa dikendalikan oleh biksu Tong (Hsuan-tsang), maka akan diperingati terlebih dahulu, tapi kalau masih nakal maka akan dibacakan mantra pemberian Avalokitesvara Bodhisattva. 

Sedangkan biksu Tong sendiri menggambarkan suatu kesadaran bahwa setiap tindakan akan ada akibatnya. Tidak kalah pentingnya adalah jubah yang dikenakan oleh biksu Tong, merupakan suatu simbol perlindungan kesucian dari sifat dasar manusia. Jubah ini dikisahkan banyak memberikan perlindungan kepada biksu itu dari segala gangguan siluman yang mencoba membinasakannya ataupun menggodanya. Sedangkan Pai-Ma (kuda putih) hanyalah merupakan pelengkap cerita saja dan tidak mewakili apa-apa. Selama perjalanan mereka banyak sekali menemukan hambatan dari berbagai arah.

Di dalam cerita perjalanan menuju ke Barat untuk mencari kitab Buddha di bawah lindungan oleh para dewa di langit ini, tidak sulit ditemukan bahwa masalah langit dan bumi mempunyai urutannya. Dewa pada tingkat yang tinggi mengurus Dewa tingkatan rendah dan Dewa tingkatan rendah mengurus dunia manusia. Siapa yang telah merusak urutan ini, akan menerima hukumannya. Sun Go Kong menganggap dirinya paling hebat, dan mengangkat dirinya sendiri sebagai dewa tertinggi, kemudian membuat keributan di istana langit. Prajurit dari langit juga tidak bisa berbuat apa-apa terhadapnya. Namun di hadapan Buddha, kecilnya bagaikan sebutir kelereng yang tinggal disentil dan meskipun mengeluarkan seluruh kemampuannya juga tidak akan bisa melepaskan diri dari telapak tangan Buddha. Setelah dibebaskan oleh biksu Tong, ia mengikuti perjalanan ke Barat mencari kitab suci sekaligus menebus karmanya.

Sumber :
 http://en.wikipedia.org
 http://dhammacitta.org

4 Keajaiban Langit di Bulan Juni

Bulan Juni ini adalah bulan yang istimewa bagi para penggemar skywatching. Ada banyak fenomena astronomi mengagumkan yang bisa dilihat di bulan ini. 


Dari sekian fenomena astronomi yang terjadi, setidaknya ada tiga yang cukup istimewa dan satu yang tergolong langka. Apa saja? Berikut fenomena-fenomena tersebut :

1. Gerhana Bulan
Gerhana Bulan Sebagian akan terjadi pada 4 Juni 2012. Fenomena ini bisa dilihat oleh seluruh warga Indonesia.
Gerhana Bulan terjadi saat Matahari, Bumi, dan Bulan terletak pada posisi segaris.
Puncak gerhana kali ini akan terjadi pukul 18.03 WIB. Wilayah yang bisa menyaksikan seluruh proses gerhana adalah Indonesia Timur.

2. Transit Venus
Transit Venus adalah fenomena langit paling dinanti tahun ini. Fenomena ini tergolong langka dan baru akan terjadi lagi tahun 2117.
Transit Venus adalah mampirnya Venus di muka Matahari. Venus berada di antara Bumi dan Matahari. Fenomena ini akan terjadi pada 6 Juni 2012 pukul 05.14-11.50 WIB.
Untuk mengamati fenomena kini, pengamat wajib menggunakan teleskop yang telah dilengkapi dengan filter agar tak merusak mata. Wilayah terbaik untuk pengamatan adalah di Indonesia Timur, seluruh proses transit bisa terlihat.
Kalangan astronom memanfaatkan fenomena ini untuk melatih diri mengonfirmasi keberadaan planet dengan metode transit.

3. Segitiga Bulan, Venus, dan Jupiter
Tanggal 18 Juni 2012, Venus, Bulan, dan Jupiter akan membentuk formasi segitiga. Ini bisa dilihat dengan mata telanjang.
Venus akan tampak terang dengan magnitud -4,08, sementara Jupiter bermagnitud -1,87. Jadi, bisa dilihat dengan mata telanjang.
Fenomena ini akan terlihat menjelang fajar, sekitar pukul 05.00 WIB. Jadi, waktu untuk melihatnya sangat singkat. Sedikit saja terlewat, fenomena sudah akan "hilang" karena cahaya Matahari yang terang.

4. Segitiga Bulan, Mars, dan Saturnus
Pada tanggal 27 Juni 2012, planet bercincin atau Saturnus akan tampil dengan Bulan dan Mars membentuk segitiga.
Fenomena ini juga bisa dilihat dengan mata telanjang, mulai setelah Matahari tenggelam hingga sekitar pukul 22.00 WIB. 

 Sumber :
http://sains.kompas.com